Saturday, 27 December 2008

Kabar Baik bagi yang Ingin Pesta Tahun Baru..

Lupakan dan tinggalkan...! :)
Mau yang masehi kek, yang hijriah kek, tinggalkan!!
Selain emang gak ada bagusnya pesta-pesta begituan. Anda harusnya cermat terhadap cuplikan berita di bawah ini..

"Hari kelam dan berdarah yang belum pernah terjadi di Palestina sejak 41 tahun terakhir akibat serangan militer Zionis Israel yang tak berhenti hingga berita ini ditulis. Selama sehari itu, Sabtu (27/12) ada 230 orang Palestina gugur syahid dan sekitar 750 lainnya luka-luka, 200 diantaranya terluka serius." (infopalestina.com)

Ada yang masih berniat dengan berjuta hura mengakhiri tahun ini?
Selain emang g ada bagusnya pesta-pesta begituan. Anda harusnya cermat dengan syair berikut ini..


Kami tak pernah tahu
berapa banyak darah harus tertumpah
untuk membebaskanmu
Al-Aqsa

Yang kami tahu hanyalah
belum setetespun darah
yang telah kami terse
mbahkan untukmu

Kami tak pernah tahu
berapa raga mesti meregang nyawa
agar engkau tak lagi dihina
Al-Aqsa

Yang kami tahu hanyalah
belum setapakpun langkah
dan kami belum beranjak dari sini

Kami tak pernah tahu
akankah Ia menyerahkan
amanah ini dengan segala keterbatasan
Yang kami yakin adalah
kuatkan tekad, bersihkan hati
terus berbuat sejauh jangkauan tangan

Kami tak pernah tahu
bilakah Allah 'kan mempercayakan tugas mulia ini
agar kami tergabung dalam barisan syuhada

Yang kami tahu hanyalah
haruslah tetap menanti
dengan senandung, rindu dan air mata


oleh: Izzatul-Islam (dengan editan)

Mereka kembali dibantai.....

Gaza – infopalestina: -Hari kelam dan berdarah yang belum pernah terjadi di Palestina sejak 41 tahun terakhir akibat serangan militer Zionis Israel yang tak berhenti hingga berita ini ditulis. Selama sehari itu, Sabtu (27/12) ada 230 orang Palestina gugur syahid dan sekitar 750 lainnya luka-luka, 200 diantaranya terluka serius.

Lebih dari seratus pesawat tempur jenis F16 milik Israel, Sabtu siang terus melakukan serangan udara ke seluruh wilayah Jalur Gaza dengan target 50 sasaran. Serangan ini bersamaan dengan terputusnya aliran listrik ke Jalur Gaza, berbagai jenis obat-obatan langka di rumah-rumah sakit, bahan bakar habis dan suplai makanan juga mengalami kelangkaan.

Direktur Umum ambulans dan emergensi di Gaza, Muawiyah Husnin, menegaskan bahwa jumlah syahid mencapai 230 orang dan sekitar 750 lainnya terluka, 200 diantaranya terluka serius. Ia menjelaskan bahwa mayoritas korban adalah dari kalangan sipil, wanita dan anak-anak. Namun sumber-sumber lain memperkirakan jumlah syahid bisa mencapai 350 orang.

Muawiyah mengatakan disana masih ada 15 syahid yang tidak dikenali identitasnya yang disebar di sejumlah klinik di Gaza. Ada 80 syahid, tambah Muawiyah, tiba di rumah sakit dalam keadaan tak utuh. Sementara puluhan korban lainnya masih berada dibawah reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempuran jahat Zionis Israel.

Masih lanjut Muawiyah, jumlah syahid ini bertambah akibat korban yang tertimpah reruntuhan bangunan mulai ditemukan. Ia menegaskan serangan udara Zionis Israel, masih berlangsung hingga pagi dini hari ini waktu setempat, Ahad (28/12).

Kepala emergensi ini mengisyaratkan langkanya obat-obatan dan pertolongan pertama bagi korban berikut bahan-bahan operasi bagi korban yang memerlukan operasi cepat juga langka. Untuk itu, ia menghimbau negara-negara Arab dan persatuan-persatuan dokter untuk mengirim obat-obatan langsung ke Jalur Gaza. (AMRais)

sumber:infopalestina.com

Syaikhul_Muqorrobin@KL  
http://muqorrobin.multiply.com

Monday, 15 December 2008

Belajar bahasa arab offline ??!

http://kalamullah.com/
Link ini hanya memberikan ebooknya doang... belajarnya sih offline, alias masing2...

yg Arabic Course nya Madinah Islamic University plg recommended. apalagi emang di-ebook-kan dari sononya... jd g syubhat lah... insya Allah

wallahul-musta'an